6 Fakta Unik dan Menarik Tentang Gunung Bromo

Gunung Bromo merupakan bagian dari Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Terkenal dengan kaldera atau lautan pasir dan kawah yang sangat eksotis, serta pemandangan matahari terbit (Bromo Sunrise Tour) yang sangat indah.

Kawasan Wisata Bromo terletak pada ketinggian 2.392 meter di atas permukaan laut, dan di himpit oleh empat kabupaten bagian dari pemerintahan Pripinsi Jawa Timur yakni Kabupaten Malang, Probolinggo, Pasuruan,dan Lumajang. 

6 Fakta Unik dan Menarik Tentang Gunung Bromo
1. Sejarah Terbentuknya Gunung Bromo

Menurut sejarah, terbentuknya Gunung Bromo dan lautan pasir berawal dari dua gunung yang saling berhimpitan satu sama lain. Gunung Tengger (4.000 m dpl) yang merupakan gunung terbesar dan tertinggi pada waktu itu. Kemudian terjadi sebuah letusan kecil, materi vulkanik terlempar ke tenggara sehingga membentuk lembah besar dan dalam.

Kemudian terjadi letusan dahsyat yang menciptakan kaldera dengan diameter lebih dari 8 km. Karena dalamnya kaldera, materi vulkanik letusan gunung tersebut tertumpuk di dalam dan sekarang menjadi lautan pasir dan di duga dulu kala pernah terisi oleh air.

Aktivitas lanjutan dari letusan gunung tersebut memunculkan lorong magma ditengah kaldera sehingga muncul gunung - gunung baru antara lain Lautan pasir, Gunung Widodaren, Gunung watangan, Gunung Kursi, Gunung Batok dan Gunung Bromo. 

2. Komplek Pegunungan Tengger

Gunung Bromo merupakan salah satu gunung yang berada di Komplek Pegunungan Tengger. Pada hamparan pasir yang sangat luas (Laut Pasir) dengan gunung-gunung di tengahnya yaitu: G. Bromo (2.392 m dpl), G. Batok ( 2.440 m dpl), G. Widodaren (2.614 m dpl), G. Watangan (2.601 m dpl) dan G. kursi (2.581 m dpl).

Dinding kaldera yang mengelilingi laut pasir sangat terjal dengan kemiringan ±60-80 derajat dan tinggi berkisar antara 200-600 meter. Di keliling kaldera Tengger terdapat beberapa gunung diantaranya adalah G. Penanjakan (2.770 m dpl.), G. Cemorolawang, G. Lingker (2.278m dpl.), G. Pundak Lembu (2.635 m dpl.), G. Jantur (2.705 m dpl.),G. Ider-ider (2.527 m dpl.) serta G. Mungal (2.480 m dpl.). 

3. Menikmati Matahari Terbit 

Salah satu keindahan yang paling menarik dan di tunggu di atas Gunung Bromo adalah Matahari terbit. Gumpalan awan yang menutup langit perlahan - lahan tembusoleh bola putih kekuning - kuningan. Cahaya merah merona diufuk timur perlahan - lahan timbulah temberang yang kian membesar hingga membentuk setengah lingkaran sang surya yang merah menyala.

Berangsur - angsur warnanya berubah menjadi keemasan. Udara sekitar yang mulanya sejuk mulai menerang. Mulailah suaau hari dan kehidupan yang baru. Semuanya mengingatkan kita akan kebesaran Tuhan Yang Maha Esa. Kecuali di puncak Bromo, keindahan matahari terbit bisa di lihat di Puncak Pananjakan. 
4. Upacara Kasada Gung Bromo

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ss(super show)

kampung pelangi